logo indofinanz
Selamat datang di MoBi indofinanz.com

22 November 2019 23:35

Home - News Index- Contact Us  


&nbsp; Berita Harian Adaro Energy (ADRO) Lanjutkan Pengeboran di Tutupan dan Paringin Senin, 14 Oktober 2019 &nbsp; JAKARTA &mdash; Emiten batu bara PT Adaro Energy Tbk. akan melanjutkan pengeboran di area Tutupan dan Paringin pada bulan ini.<br> &nbsp;<br> Melalui keterbukaan informasi yang dikutip Bisnis, Jumat (11/10/2019), emiten bersandi saham ADRO ini akan melakukan tiga pengeboran di lokasi tambang Tutupan, Kalimantan Selatan.&nbsp;Pertama,&nbsp;pengeboran lubang inti sebanyak 4 titik dengan target kedalaman 550 meter.<br> &nbsp;<br> Kedua, pengeboran lubang terbuka oleh Geology sebanyak 38 titik dengan target kedalaman 8.830 meter. Ketiga, pengeboran SPT (Tes Penetrasi Tanah) oleh Geotech sebanyak 2 titik dengan target kedalaman 67 meter.<br> &nbsp;<br> Sementara itu, di area tambang Paringin, perseroan bakal melakukan pengeboran lubang SPT oleh Geotech sebanyak 3 titik dengan kedalaman 148 meter.<br> &nbsp;<br> &ldquo;Pada saat ini, PT Adaro Indonesia menerapkan sistem penambangan terbuka (surface open-cut mining) di tiga lokasi tambang yaitu Tambang Tutupan, Tambang Paringin, dan Tambang Wara,&rdquo; tulis perseroan dalam Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi, Jumat (11/10).<br> &nbsp;<br> Pada September 2019, kegiatan pengeboran telah mencakup pengeboran lubang inti untuk mengambil sampel SPT uji kekuatan batuan di area tambang Wara dan Tutupan Selatan oleh Geotech.<br> &nbsp;<br> Selain itu, dilakukan pula pengeboran lubang inti dan terbuka oleh Geology untuk pengambilan kualitas batu bara serta konfirmasi kemenerusan seam terhadap perhitungan sumber daya daerah Tutupan Utara.<br> &nbsp;<br> Adapun biaya eksplorasi sepanjang bulan lalu tercatat senilai US$161,343 dolar, atau 98,88 persen dari yang dianggarkan, yang sebesar US$163.155. Secara&nbsp;year-to-date&nbsp;(ytd), perseroan telah menyerap biaya eksplorasi senilai US$856.765 dari yang dianggarkan senilai US$1,56 juta.<br> &nbsp;<br> Sebelumnya, Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman memaparkan perseroan mengalokasikan belanja modal US$450 juta&mdash;US$600 juta pada 2019. &nbsp;<br> &nbsp;<br> ADRO melaporkan belanja modal bersih senilai US$245 juta pada semester I/2019. Perseroan menyebut sebagian besar realisasi itu digunakan untuk pembelian dan penggantian alat berat serta pengembangan AMC.<br> &nbsp;<br> Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, ADRO membukukan pendapatan usaha senilai US$1,77 juta, naik 9,93 persen dari posisi US$1,61 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.<br> &nbsp;<br> Sementara itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga naik 51,93 persen ke level US$296,85 juta dari posisi sebelumnya senilai US$195,38 juta. &nbsp; https://market.bisnis.com/read/20191011/192/1158096/adaro-energy-adro-lanjutkan-pengeboran-di-tutupan-dan-paringin SUMBER : BISNIS.COM


Home - News Index- Contact Us  

(C)2000-2019 PT. Supra Indofinan Pacific - All rights reserved